Login Form






Saya lupa passwordnya?
News & Events
Launching Putera Sampoerna School of Education Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail

ssoelaunching

Pada hari Selasa, 3 Maret 2009 , Sampoerna Foundation akan meluncurkan kampus Putera Sampoerna School of Education . Diselenggarakan di Kantor Sampoerna Foundation,Jakarta, acara ini akan berbagi mengenai hal-hal penting pada inisiatif baru ini dan juga akan dijadikan sebagai momen untuk mencari kemitraan donor potensial.

Beberapa pembicara terkemuka diharapkan dapat berbagi pemikiran mengenai pendidikan. Diantaranya  Kenneth J. Cock (Direktur Sampoerna Foundation Teacher Institute), Ron Perkinson (Presiden Sampoerna Foundation), Prof. S. Gopinathan (konsultan senior yang juga menjabat sebagai Asisten Dekan, di Pusat Penelitian dan Pedagogi Praktek NIE, Universitas Teknologi Nanyang di Singapura), dan Dr Fasli Djalal Phd*  (Dirjen DIKTI,Departemen Pendidikan Nasional)

 

Baca selengkapnya...
 
LOWONGAN Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail

Sampoerna School of Education (SSE) didirikan untuk melahirkan guru-guru professional yang bersertifikasi dan berstandard internasional serta berkemampuan praktis terhadap metodologi pengajaran terkini. Dibangun berdasarkan pengalaman dan kemampuan Unit Teacher institute dari Sampoerna Foundation yang telah melatih lebih dari 14.000 guru-guru professional dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, SSE merupakan Sekolah Tinggi resmi dan bergelar yang dikelola oleh Sampoerna Foundation.

Disamping menawarkan program Manajemen Karir yang unik yang dirancang untuk mempersiapkan peminpin-peminpin masa depan pada sektor pendidikan, kepada para mahasiswanya SSE juga menawarkan peluang-peluang karir dalam jejaring Sampoerna Foundation setelah masa kelulusan.

Untuk mendukung operasionalnya, SSE sedang mencari para professional yang memiliki kualifikasi dan pengalaman untuk bergabung dalam suatu tim kerja sebagai :

 

ACADEMIC STAFF:

 

1. Full/Part Time English Lecturer (FTE/PTE-SSE)

 

Kualifikasi:

•    Master dalam bidang Sastra Inggris
•    Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai Dosen pengajar Bahasa Inggris pada level universitas, baik secara p  

      part maupun full time.
•    Memiliki pengalaman yang baik dalam pengembangan kurikulum pendidikan bahasa Inggris.
•    Memiliki kemampuan yang baik dalam penggunakan Komputer dan aplikasi MS Office.
•    Memiliki keterbukaan serta mudah untuk menerima cara dan metoda pengajaran baru.
•    Dapat menciptakan atmosfir belajar mengajar yang baik.
•    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang sangat baik.
•    Memiliki kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik.

 

 

2.  Full/Part Time Math Lecturer (FTM/PTM –SSE)

 

Kualifikasi:

•    Master dalam bidang pendidikan Matematika
•    Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai Dosen pengajar Matematika pada level universitas, baik secara part

     maupun full time.
•    Memiliki pengalaman yang baik dalam Manajemen Riset dan pengembangan kurikulum pendidikan Matematika.
•    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang sangat baik
•    Memiliki kemampuan yang baik dalam menggunakan Komputer dan MS Office serta aplikasi-aplikasi yang

     berhubungan dengan ilmu Matematika (contoh : SPSS untuk statistik)
•    Memiliki keterbukaan serta mudah untuk menerima cara dan metoda pengajaran baru.
•    Dapat menciptakan atmosfir belajar mengajar yang baik.
•    Memiliki kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik.
 

 

3.  Head of Education Studies (HES-SSE)

 

Kualifikasi:

•    Master dalam bidang pendidikan dengan latar belakang pendidikan sarjana dalam bidang Ilmu Pengajaran. Berada dalam tingkatan Lektor dalam jenjang kepangkatan dosen

•    Berpengalaman minimal 2 tahun dalam bidang Manajemen Pendidikan sebagai Ketua Jurusan Pengajaran (Educations)
•    Memilik kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang sangat baik

•    Memiliki pengetahuan yang baik terhadap metoda pengajaran Ilmu Pengajaran

•    Terbuka, mudah beradaptasi dan dapat menyesuaikan diri terhadap teknologi dan metoda pengajaran Ilmu Pengajaran

•    Memiliki kepemimpinan yang baik

•    Memiliki keahlian komunikasi yang baik
•    Berjiwa kewirausahaan
 


4.  Full/Part Time Education Studies Lecturer (FTES/PTES-SSE)

 

Kualifikasi:

•    Master dalam bidang Ilmu Pengajaran

•    Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai Dosen pengajar ilmu Pengajaran pada tingkatan universitas, baik secara part maupun full time

•    Memiliki pengalaman yang baik dalam pengembangan kurikulum pendidikan Ilmu Pengajaran

•    Memiliki kemampuan yang baik dalam penggunakan Komputer dan aplikasi MS Office

•    Memiliki keterbukaan serta mudah untuk menerima cara dan metoda pengajaran baru

•    Dapat menciptakan atmosfir belajar mengajar yang baik

•    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang sangat baik

•    Memiliki kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik

 


5.  Full/Part Time ICT Lecturer (FTI/PTI-SSE)

 

Kualifikasi:

•    Master dalam bidang pendidikan IT/ICT/Ilmu Komputer/Elektro
•    Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai Dosen pengajar ICT  pada level universitas, baik secara part maupun full time

•    Memiliki pengalaman yang baik dalam pengembangan kurikulum pendidikan ICT

•    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang sangat baik
•    Memiliki keterbukaan serta mudah untuk menerima cara dan metoda pengajaran baru

•    Dapat menciptakan atmosfir belajar mengajar yang baik

•    Kreatif, proaktif dan selalu megikuti perkembangan dunia ICT

•    Memiliki kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik

 

 

6.  Full/Part Time Bahasa Indonesia Lecturer (FTBI/PTBI-SSE)

 

Kualifikasi:

•    Master dalam bidang Sastra Indonesia atau Ilmu Pendidikan/Pengajaran
•    Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai Dosen pengajar Bahasa Indonesia  pada level universitas, baik secara part maupun full time

•    Memiliki pengalaman yang baik dalam pengembangan kurikulum pendidikan Bahasa Indonesia

•    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang sangat baik
•    Memiliki kemampuan yang baik dalam penggunakan Komputer dan aplikasi MS Office

•    Mengikuti perkembangan Bahasa Indonesia dengan baik dan memiliki hubungan yang baik dengan komunitas/asosiasi Bahasa Indonesia

•    Memiliki kemampuan bahasa Indonesia yang sangat baik, baik tulisan maupun lisan dan dapat menjadi model yang baik dalam penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar di SSE

•    Memiliki keterbukaan serta mudah untuk menerima cara dan metoda pengajaran baru

•    Dapat menciptakan atmosfir belajar mengajar yang baik

•    Memiliki kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik

 

 

7.  Full/Part Time Pancasila Lecturer (FTP/PTP-SSE)

 

Kualifikasi:

•    Master dalam bidang Ilmu Sosial dan memiliki sertifikasi P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila)
•    Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai Dosen pengajar Pancasila  pada level universitas, baik secara part maupun full time

•    Memiliki pengalaman yang baik dalam pengembangan kurikulum pendidikan Pancasila

•    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang sangat baik
•    Memiliki kemampuan yang baik dalam penggunakan Komputer dan aplikasi MS Office

•    Mengikuti perkembangan Pancasila dan UUD 45
•    Memiliki keterbukaan serta mudah untuk menerima cara dan metoda pengajaran baru

•    Dapat menciptakan atmosfir belajar mengajar yang baik
•    Melakukan apa yang dijelaskan dalam Pancasila pada kehidupan sehari-hari dan dapat menjadi model yang baik dalam penerapan azas-azas Pancasila di SSE

•    Memiliki kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik

 

 

8.  Full/Part Time Religious Studies Lecturer (FTRS/PTRS-SSE)


Kualifikasi:

•    Master dalam bidang Ilmu Keagamaan

•    Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai Dosen pengajar Ilmu Keagamaan  pada level universitas, baik secara part maupun full time

•    Memiliki pengalaman yang baik dalam pengembangan kurikulum pendidikan Ilmu Keagamaan

•    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang sangat baik

•    Memiliki kemampuan yang baik dalam penggunakan Komputer dan aplikasi MS Office

•    Mengikuti perkembangan isue-isue dan trend Ilmu Keagamaan

•    Memiliki keterbukaan serta mudah untuk menerima cara dan metoda pengajaran baru

•    Dapat menciptakan atmosfir belajar mengajar yang baik

•    Melakukan apa yang dijelaskan dalam Ilmu Keagamaan pada kehidupan sehari-hari, memiliki komitmen dan integritas yang tinggi

•    Memiliki kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik. 

 

 

9.  Full/Part Time Civic Studies Lecturer (FTCS/PTCS-SSE)

 

Kualifikasi:

•    Master dalam bidang Ilmu Kewarganegaraan
•    Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai Dosen pengajar Ilmu Kewarganegaraan  pada level universitas, baik secara part maupun full time.
•    Memiliki pengalaman yang baik dalam pengembangan kurikulum pendidikan Ilmu Kewarganegaraan.
•    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang sangat baik
•    Memiliki kemampuan yang baik dalam penggunakan Komputer dan aplikasi MS Office.
•    Mengikuti perkembangan isue-isue dan trend Ilmu Kewarganegaraan.
•    Memiliki keterbukaan serta mudah untuk menerima cara dan metoda pengajaran baru.
•    Dapat menciptakan atmosfir belajar mengajar yang baik
•    Melakukan apa yang dijelaskan dalam Ilmu Kewarganegaraan pada kehidupan sehari-hari, memiliki komitmen dan integritas yang tinggi.
•    Memiliki kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik.
 

 

NON-ACADEMIC STAFF:

 

 

1. Auxiliary Staff (A-SSE)

 

Kualifikasi:

•    Sarjana dari segala jurusan
•    Berpengalaman dalam bidang General Affairs dan General Services Area (termasuk mengelola Kantin/ Pelayanan Makanan, Pool Kendaraan, Cleaning Service, dsb)
•    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik
•    Berpengalaman dalam mempersiapkan kontrak kerja dengan supplier.
•    Lebih diinginkan yang memiliki pengalaman dalam manajemen gedung.
•    Memiliki keahlian berkomunikasi dan bernegosiasi yang baik.
•    Memiliki integritas yang tinggi.
•    Proaktif, berinisiatif dan dapat bekerja dibawah supervisi yang minimum.
•    Berjiwa wirausaha.
•    Memiliki pengalaman bekerja pada institusi pendidikan akan lebih diutamakan.

 

 

2. Head of ICT Department (HI-SSE)

 

Kualifikasi:

•    Sarjana IT/ICT/Ilmu Komputer/Elcteronik. Lebih disukai adalah Master dalam bidang ilmu yg sama

•    Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai Head/ Manager  of ICT Department dari suatu organisasi bisnis

•    Memiliki pengetahuan, keahlian dan pengalaman praktis dan mengembangkan dan mengimplementasikan arsitektur, strategi, infrastuktur, keamanan dan perangkat lunak IT khususnya yg berhubungan dg Internet, data transfer, aplikasi on-line, video conference, dll

•    Kreatif, proaktif, dapat berpikir keluar dari kotak dan selalu mengikuti perkembangan dunia ICT

•    Patuh terhadap prinsip-prinsip, kebijakan dan keamanan ICT

•    Memiliki integritas yang kuat untuk dapat mengelola data-data dengan tingkat kerahasiaan yang tinggi

•    Berpengalaman dalam mem-backup data-data perusahaan dan melakukan DRP (Disaster Recovery Planning)

•    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang sangat baik

•    Memiliki jejaring  dengan para praktisioner dan ahli  ICT, baik dari dalam maupun luar negeri

 

 

3. ICT Officer (OI-SSE)

 

Kualifikasi:

•    Sarjana IT/ICT/Ilmu Komputer/Elcteronik

•    Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai ICT Officer

•    Memiliki pengalaman praktis dalam infrastruktur LAN, Sistem Operasi, Aplikasi Data Base dan bahasa pemrograman komputer

•    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik

•    Memiliki kemampuan yang baik dalam menggunakan Komputer dan MS Office

•    Memiliki keahlian interpersonal, komunikasi dan negosiasi yang naik

•    Memiliki pengalaman bekerja pada institusi pendidikan akan lebih diutamakan

 

 

4. ICT Officer (OI-SSE)

 

Kualifikasi:
 

•    Sarjana IT/ICT/Ilmu Komputer/Elcteronik
•    Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai ICT Staff.
•    Memiliki pengalaman praktis dalam infrastruktur LAN dan Sistem Operasi.
•    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik
•    Memiliki kemampuan yang baik dalam menggunakan Komputer dan MS Office.
•    Memiliki keahlian interpersonal, komunikasi dan negosiasi yang naik.
•    Memiliki pengalaman bekerja pada institusi pendidikan akan lebih diutamakan.
 

 

Jika anda memenuhi persyaratan diatas, silahkan kirimkan CV anda melalui email ke Alamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya dengan menyebutkan kode posisi yang dilamar, paling lambat tanggal 28 Desember 2009.

 

 

 

 

 

 

 
New Perspective in Utilizing Technology for Effective Learning Activities Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail

 

Sebuah Perspektif Baru dalam Penggunaan Teknologi Situs Interaktif (Web 2.0) untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran

 

Dunia modern Dunia moderen atau digital dihuni dan diwarnai oleh digital immigrants dan digital natives.  Digital immigrants adalah orang-orang dewasa yang baru berinteraksi dengan berbagai istilah dan perangkat digital serta perkembangan komunikasi. Digital natives (anak didik kita) adalah mereka yang lahir di dunia ini yang dengan instingnya memahami fungsi dari perangkat digital tersebut. Untuk yang pertama kalinya dalam sejarah manusia bahwa generasi muda - the digital natives – memiliki keterampilan yang melampaui kita – the digital immigrants - yang seharusnya memberi petunjuk kepada anak didik kita. Berbagai situs interaktif seperti blog, wiki, multiply (merupakan bagian dari teknologi web 2.0) telah mengubah perspektif kita untuk mengantisipasi kegagalan dan keterbelakangan ini.

 

Untuk menciptakan pembelajaran yang efektif, guru harus memahami karakter dan gaya belajar anak didik kita. Maka kita semakin sadar bahwa penggunaan teknologi web 2.0 sangat penting dalam proses belajar mengajar. Melalui seminar ini, peserta akan diajak untuk memahami komponen-komponen dunia digital untuk memperluas wawasan dalam pembelajaran.

 

 

TUJUAN

 

1. Mengenal gaya belajar, berfikir, bermain dan bekerja anak didik kita

2. Mengidentifikasi komponen-komponen warga digital sebagai bekal untuk guru (digital immigrants) dalam 

    memfasilitasi anak didik kita (digital natives)

3. Mengenal macam-macam teknolohi Web 2.0 yang berhubungan dengan proses pembelajaran di kelas

4. Mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi oleh dogital immigrants

5. Mengembangkan nilai-nilai kehidupan sebagai warga digital Mengembangkan kemampuan guru dalam

    penggunaan berbagai macam teknologi Web 2.0 dalam pembelajaran

Baca selengkapnya...
 
“Think Global, Act Local” Peringati Hari Guru Nasional, 1000 peserta hadiri KGI 2008 Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail

 

Image

 

Pada tanggal 27 November 2008 Kongress Guru Indonesia (KGI) dibuka secara resmi oleh Dirjen PMPTK Depdiknas, Dr. Baedowhi M.Si.; dengan Direktur SF TI Kenneth Cock di Balai Kartini, Jakarta. Kongres guru bertaraf internasional bertemakan “Think Global, Act Local” ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional.

 

KGI 2008 merupakan kongres guru nasional yang ketiga kalinya diselenggarakan oleh Sampoerna Foundation Teacher Institute (SF TI) dan Depdiknas dengan dukungan dari berbagai perusahaan swasta.

 

Tahun ini, KGI mengundang 1000 guru dari seluruh Indonesia dan melibatkan 40 pembicara dari dalam maupun luar negeri untuk mengangkat tema ”Think Global Act Local”. Pembicara-pembicara yang terlibat sangat beragam mulai dari pengamat dan praktisi pendidikan terkenal seperti H.E Dr.Ediberto C.de Jesus mantan President of Southeast Asian Ministers of Education Council (SEAMO) ; Dr.Jonathan L. Parapak, M. Eng. Sc.,  Rektor Universitas Pelita Harapan; Prof. Dr. Libby Cohen, Professor Emerita, University of Southern Maine, USA; Andy Ragatz, Coordinator for Education Reform, World Bank Indonesia ; Prof. Dr. Edy Tri Baskoro, anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP); Prof. S. Gopinathan-Associate Dean, Centre of Research in Pedagogy and Practice NIE, NTU, Singapura; Jim Delit-Adjunct Senior Research Fellow (Honorary) University of South Australia dan Jillian Dellit Director of The Learning Federation Secretariat, Australia. 

Baca selengkapnya...
 
Kongres Guru Indonesia 2008 Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail

Banner KGI 2008

 

1000 Guru akan hadiri Kongres Nasional bertaraf Internasional

 

Sampoerna Foundation Teacher Institute (SF TI) bekerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional dan mitra lain akan menyelenggarakan Kongress Guru  Indonesia (KGI) pada 27-28 November 2008.  Kongres guru bertaraf internasional bertemakan “Think Global, Act Local” ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan akan dihadiri oleh lebih dari 1000 guru dari seluruh Indonesia selama 2 hari kongres. Sosialisasi mengenai penyelenggaraan KGI 2008 ini dilakukan oleh Dirjen PMPTK Depdiknas, Dr. Baedowhi M.Si., dengan Direktur SF TI Kenneth Cock di SFTI, Jakarta, 21 October 2008.

Baca selengkapnya...
 
Kongres Guru Indonesia 2008 Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail

Banner KGI 2008

 

Harapan di Masa Depan

 

Sampoerna Foundation Teacher Institute (SFTI) bekerjasama dengan DIKNAS dan mitra lainnya secara aktif berusaha untuk membantu guru-guru memgembangkan keahlian, pengetahuan dan keyakinan untuk mengeksplorasi hal baru dan inovatif dalam metode pengajaran. Bersamaan juga memperbaiki status profesi guru dalam komunitas.

 

Baca selengkapnya...
 
Teacher Education Programme Scholarship Winners Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail

TEP Scholarship Winners Banner

Sampoerna Foundation Teacher Institute congratulates and welcomes 19 successful scholarship winners for Teacher Education Programme, academic year 2008/2009. After successfully completing the scholarship selection process, the winners, categorized by subjects of study, in no particular order are:

Baca selengkapnya...
 
Program Pengembangan Kepemimpinan Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail

Leadership Development Programme

Dirancang untuk kepala sekolah dan calon kepala sekolah untuk mengembangkan keahlian yang dibutuhkan untuk mengelola sekolah, Sampoerna Foudation Teacher Institute mengundang tim pimpinan sekolah untuk berpartisipasi dalam Leadership Development Programme (Program Pengembangan Kepemimpinan). Program ini terbagi dalam sepuluh hari workshop dalam jangka waktu lima bulan.

  • Sebagai bagian dari program, setiap tim akan mengembangkan rencana pengembangan sekolah masing-masing.
  • Selama program ini, peserta akan diminta untuk mempresentasikan bagaimana berjalannya penerapan rencana pengembangan tersebut di sekolah masing-masing.

 

Baca selengkapnya...
 
SF TI Launches Teacher Education Programme Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
TEP Banner

A one-year study programme, targeted for Sarjana or bachelor’s degree holders who aspire to be a teacher or in-service teachers, was successfully launched by SF TI on Saturday, May 31, 2008. The programme, titled Teacher Education Programme (TEP), also offers scholarships for motivated and highly qualified individuals. The launch was attended by more than 80 people, which comprised of teachers from around Jakarta area, interested non-teacher participants, and journalists, who interactively participated in the programme explanation lead by Riris Lumban Tobing, Head of TEP. In conjunction with the programme, Director of SF TI, Kenneth J. Cock, delivered a presentation titled, “Becoming a Teacher”, while Eileen Rachman, human resource consultant, Director of EXPERD, presented “Building Professionalism in Teaching Career”.

 

Baca selengkapnya...
 
SF TI Memperkenalkan Program Pendidikan Guru Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail

TEP Banner

Lulusan sarjana strata satu tanpa latar belakang perkuliahan pedagogi atau pendidikan, tetapi memiliki ketertarikan untuk menjadi guru, atau yang sudah menjadi guru, kini dapat mewujudkan keinginan mereka. Sampoerna Foundation Teacher Institute (SF TI)  mengajak para sarjana dan guru berlatar belakang pendidikan S1 untuk berpartisipasi dalam Program Pendidikan Guru (Teacher Education Programme, TEP), program studi satu tahun untuk memperoleh Sertifikat Pendidikan Guru (Teacher Education Certificate), sertifikat non-formal dari SF TI. Program ini, yang juga menawarkan beasiswa untuk individu dengan kualitas dan motivasi yang tinggi, akan diluncurkan melalui sesi open house pada hari Sabtu, 31 Mei 2008, dilengkapi dengan presentasi dari dua ahli dalam bidang pendidikan dan pengembangan profesi, Kenneth J. Cock, direktur SF TI, dan Eileen Rachmen, konsultan sumber daya manusia terkemuka dan direktur Executive Performance Development (EXPERD).


Baca selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 11 - 20 dari 35